Minggu, 17 Maret 2013

AMIDA


Amida adalah turunan asam karboksilat, dimana gugus –OH digan-ti dengan –NH2 atau amoniak, dimana diganti dengan asil.
  Struktur amida :

PEMBUATAN AMIDA
 a.Dari asam karboksilat
Asam karboksilat diubah terlebih dahulu menjadi sebuah garam amonium yang kemudian menghasilkan amida pada pemanasan. Garam amonium dibentuk dengan menambahkan amonium karbonat padat kepada suatu kelebihan asam. Sebagai contoh, amonium etanoat dibuat dengan menambahkan amonium karbonat ke kelebihan asam etanoat.

Ketika reaksi selesai campuran dipanaskan dan terjadi dehidrasi garam ammonium memproduksi ethanamide.

b. Dari asil klorida
Asil klorida (juga dikenal sebagai asam klorida) memiliki rumus umum RCOCl. Atomklorin sangat mudah diganti dengan
Subtituents lain. Misalnya mudah digantikan oleh sebuahkelompok -NH2 untuk membuat suatu amida.Untuk membuat ethanamide dari klorida ethanoyl, biasanya kita menambahkan ethanoyl klorida ke dalam sebuah larutan yang terdiri dari amonia dalam air. Ada beberapa reaksi yangsangat keras yang menghasilkan banyak asap putih (seperti campuran amonium klorida padatdan
ethanamide). Beberapa campuran tetap dilarutkan dalam air sebagai larutan tidak berwarna.Kita dapat menganggap reaksi yang terjadi dalam dua tahap. Pada tahap pertama, amoniabereaksi dengan klorida ethanoyl untuk menghasilkan ethanamide dan gas hidrogen klorida

Kemudian hidrogen klorida yang dihasilkan bereaksi dengan amonia berlebih untuk menghasilkan amonium klorida.

Hasilnya kita dapat menggabungkan kedua reaksi ini bersama-sama untuk memberikan satupersamaan sebagai berikut.

c.Dari anhidrida asam
Sebuah anhidrida asam adalah sesuatu yang kita peroleh jika melenyapkan sebuah molekulair dari dua kelompok asam -COOH karboksilat. Misalnya jika kita mengambil dua molekulasam etanoat dan mengeluarkan sebuah molekul air di antara mereka maka kita akanmendapatkan anhidrida asam, anhidrida etanoat (nama lama: anhidrida asetat).

Reaksi-reaksi anhidrida asam mirip seperti asil klorida, kecuali bahwa selama reaksi,molekul asam karboksilat lebih dominan dihasilkan daripada HCl pada waktu asil kloridabereaksi. Jika anhidrida etanoat akan ditambahkan ke larutan amonia pekat, Ethanamide dibentuk bersama-sama dengan amonium etanoat. Sekali lagi, reaksi terjadi dalam dua tahap.Pada tahap pertama ethanamide dibentuk bersama-sama dengan asam etanoat.

Kemudian asam etanoat yang dihasilkan bereaksi dengan amonia berlebih untuk menghasilkan amonium etanoat.

Hasilnya kita dapat menggabungkan kedua reaksi ini bersama-sama untuk memberikan satu persamaan sebagai berikut :


Pertanyaanya:

Dari artikel diatas ,pada pembuatan amida dari anhidrida asam dimana:
Reaksi-reaksi anhidrida asam mirip seperti asil klorida, kecuali bahwa selama reaksi,molekul asam karboksilat lebih dominan dihasilkan daripada HCl pada waktu asil kloridabereaksi.
Yang ingin saya tanyakan mengapa reaksi,molekul asam karboksilat lebih dominan dihasilkan daripada HCl pada waktu asil kloridabereaksi.?coba anda jelaskan..

Mohon bantuanya ya teman-teman…



 



3 komentar:

  1. saya akan mencoba menjawab pertanyaan rizka
    menurut saya anhidrida asam menghasilkan asam karboksilat lebih dominan karena rumus umum nya adalah R-COOCR'O (maaf saya tidak bisa mencantumkan gambarnya) dimana bila direaksikan dengan amonia NH3,gugus R'COO akan berikatan dengan NH2 dari amonia sehingga menghasilkan suatu amida dan hasil samping yaitu suatu asam karboksilat. sementara itu,asil klorida memiliki rumus umum R-COCl (memiliki atom Cl) sehingga bila asil klorida direaksikan dengan suatu amina primer akan menghasilkan HCl sebagai hasil sampingan.
    semoga dapat membantu :)

    BalasHapus
  2. assalamualaikum...
    baik lah, saudari rizka saya akan mencoba menjawab pertanyaan anda. menurut literatur yang saya baca, Asil halida dapat diubah menjadi turunan asam karboksilat lainnya lewat reaksi substitusi nukleofilik asil. Asil halida bereaksi dengan ion karboksilat membentuk anhidrida, dengan alkohol membentuk ester, dengan air membentuk asam karboksilat, dan dengan amina membentuk amida. Hal ini bisa terjadi karena nukleofilik yang datang lebih basa dibanding ion halida.
    Pada konversi asil klorida menjadi ester nukleofilik alkohol menyerang karbon karbonil pada asil klorida. Karena gugus eter terprotonoasi adalah asam kuat, maka intermediet tetrahedral kehilangan protonnya. Ion klorida keluar dari intermediet tetrahedral terprotonasi karena ion klorida adalah basa lebih lemah dibanding ion alkoksida

    terima kasih, semoga jawabannya tidak salah jalur.

    BalasHapus
  3. karena pada reaksi anhidrida asam memiliki rumus umum RCOOCRO jika direaksikan dg NH3, maka gugus RCOO akan berikatan dg NH2 dari amonia sehingga dihasilkan suatu amida yg hasil smpingnya asam karboksilat. sedangkan asil klorida dg rumus umum RCOCl. yg apabila direaksikan dg amina primer akan dihasilkan HCl untuk hasil sampingan, karena asil klorida tadi memiliki ato Cl.

    BalasHapus